Beranda / Berita & Artikel / Pesona Kostum Sayap Karnaval Solo: Rahasia Struktur Ringan & Megah Kreasi Atelier eSAJe
Karnaval Ageng

Pesona Kostum Sayap Karnaval Solo: Rahasia Struktur Ringan & Megah Kreasi Atelier eSAJe

AS Anita Sari (Founder & Master Carnival Designer)
• 20 Oktober 2026 • 6 menit baca
Pesona Kostum Sayap Karnaval Solo: Rahasia Struktur Ringan & Megah Kreasi Atelier eSAJe
"Menguak inovasi rancang bangun sayap karnaval raksasa eSAJe Sikop yang menggunakan material komposit ringan, fleksibel bergerak, dan tetap berdiri kokoh saat parade keliling kota Solo."

Solo Batik Carnival dan parade festival budaya di Surakarta selalu identik dengan kostum megah bersayap ageng yang menjulang tinggi di atas bahu penari. Namun di balik keindahan visual spektakuler tersebut, ada tantangan ergonomis yang sangat vital: bagaimana memastikan penari sanggup berjalan sejauh 4 kilometer tanpa rasa sakit di bahu?

Di Atelier eSAJe sikop, desainer Anita Sari memelopori penggunaan rangka komposit lentur berlapis spon berkepadatan tinggi yang memangkas bobot kostum hingga 60% dibandingkan rangka besi tradisional. Rangka ini didesain mengikuti lekuk punggung alami (ergonomis) sehingga distribusi beban bertumpu merata pada pinggang dan pinggul penari, bukan membebani tulang leher.

Setiap sayap karnaval juga dihiasi kombinasi batik tulis motif parang kencana, detail bulu imitasi ramah lingkungan, serta ornamen cermin akrilik pantul cahaya yang berkilau memukau di bawah sorotan lampu sorot malam maupun terik matahari siang Solo.

Layanan Persewaan eSAJe Sikop

Tertarik Menyewa Busana Terkait Topik Ini?

Konsultasikan kebutuhan busana adat, kebaya, wedding, atau kostum Anda langsung dengan perancang kami.

AS

Anita Sari

Founder & Master Carnival Designer

Perancang busana, kurator kostum karnaval, dan pendiri eSAJe Sikop & ESMO Modelling School di Surakarta.

Kembali ke Semua Artikel
Bagikan artikel ini: