Beranda / Berita & Artikel / Etika & Tata Rias Busana Adat Solo Putri: Menampilkan Anggun Alami Tanpa Menghilangkan Pakem
Atelier eSAJe sikop Insight

Etika & Tata Rias Busana Adat Solo Putri: Menampilkan Anggun Alami Tanpa Menghilangkan Pakem

AS Tim Rias eSAJe Sikop (Senior MUA & Wardrobe Stylist)
• 19 Oktober 2026 • 7 menit baca
Etika & Tata Rias Busana Adat Solo Putri: Menampilkan Anggun Alami Tanpa Menghilangkan Pakem
"Panduan tata rias paes prada dan paes gagrak Surakarta yang harmonis dengan busana kebaya beludru panjang, sanggul ukel tekuk, dan ronce melati tibo dada."

Keanggunan busana pengantin Solo Putri telah diakui melintasi zaman. Perpaduan antara kebaya beludru hitam pekat bertabur benang emas kordon dengan paes lengkung hitam pekat di dahi menciptakan kontras aristokrat yang tiada duanya.

Namun, perkembangan tren modern menuntut tata rias wajah yang lebih flawless dan tahan lama tanpa membuat wajah terlihat kaku atau 'topeng'. Di Atelier eSAJe sikop, kami memadukan teknik complexion modern berdaya tahan 12 jam dengan kepatuhan mutlak pada bentuk paes gajahan, pengapit, penitis, dan godheg khas Surakarta.

Tak kalah penting adalah pemilihan ronce melati segar jenis melati bawang yang harum semerbak, menjuntai anggun dari sanggul tekuk hingga ke dada sebelah kanan mempelai putri.

Layanan Persewaan eSAJe Sikop

Tertarik Menyewa Busana Terkait Topik Ini?

Konsultasikan kebutuhan busana adat, kebaya, wedding, atau kostum Anda langsung dengan perancang kami.

AS

Tim Rias eSAJe Sikop

Senior MUA & Wardrobe Stylist

Perancang busana, kurator kostum karnaval, dan pendiri eSAJe Sikop & ESMO Modelling School di Surakarta.

Kembali ke Semua Artikel
Bagikan artikel ini: